Sumsel Sahabatrakyat.com, Palembang – Memasuki hari ketiga pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) STISIPOL Candradimuka Palembang di Kelurahan Bukit Sangkal, Kecamatan Kalidoni, kami semakin menyadari bahwa kegiatan KKN bukan hanya soal melaksanakan program kerja, tetapi juga tentang belajar memahami kehidupan masyarakat, merasakan semangat gotong royong, serta turut mengambil bagian dalam pembangunan berbasis kearifan lokal, (10 Juli 2025).
Hari ini menjadi salah satu pengalaman berharga bagi kami karena dipercaya untuk mendampingi proses penilaian Program Kampung Iklim (ProKlim) yang dilaksanakan di dua wilayah aktif dan progresif, yaitu RT 36 dan RT 53. Kegiatan ini menjadi bukti nyata betapa pentingnya peran masyarakat dalam menjaga lingkungan dan mewujudkan kampung yang tangguh terhadap perubahan iklim.
Program Kampung Iklim sendiri merupakan inisiatif nasional yang diinisiasi oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, yang bertujuan untuk meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam aksi adaptasi dan mitigasi perubahan iklim. Dalam hal ini, masyarakat diajak untuk berinovasi secara lokal dalam menangani isu-isu lingkungan seperti pengelolaan sampah, penghijauan, konservasi air, dan penggunaan energi terbarukan.
Pagi itu, kami bersama perwakilan dari Dinas Lingkungan Hidup Kota Palembang dan aparat kelurahan tiba di lokasi penilaian. Warga RT 36 dan RT 53 menyambut kami dengan penuh keramahan dan antusiasme. Mereka telah mempersiapkan lokasi dengan sangat baik, menampilkan berbagai hasil kegiatan lingkungan yang telah mereka lakukan secara konsisten. Suasana menjadi hangat dan penuh semangat kolaboratif.
Kami melihat langsung berbagai upaya luar biasa yang telah dilakukan warga, mulai dari pemanfaatan lahan pekarangan untuk kebun sayur dan tanaman obat keluarga, penggunaan komposter untuk mengolah sampah organik, hingga upaya penghijauan dengan menanam pohon-pohon produktif dan peneduh di sekitar rumah mereka. Semua itu dilakukan dengan semangat swadaya dan gotong royong yang sangat menginspirasi.
Peran kami sebagai mahasiswa KKN dalam kegiatan ini tidak hanya sebatas mendampingi secara administratif atau teknis, tetapi juga menjadi jembatan komunikasi antara warga, pemerintah, dan institusi pendidikan. Kami membantu menyampaikan dokumentasi kegiatan, menyiapkan data penunjang, serta memastikan bahwa proses penilaian berjalan lancar dan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. (Rilis)
Dari kegiatan ini, kami belajar banyak hal—tentang bagaimana masyarakat bisa begitu peduli dan sadar terhadap lingkungan jika diberi ruang dan dukungan. Kami menyaksikan langsung bagaimana kekompakan dan kepedulian warga mampu menjadikan lingkungan tempat tinggal mereka lebih sehat, bersih, dan nyaman. Semangat mereka menular dan menjadi inspirasi bagi kami untuk terus semangat menjalankan peran kami sebagai bagian dari agen perubahan.










