Sumsel.Sahabatrakyat.com, Palembang – Suasana halaman Kampus Jakabaring UIN Raden Fatah Palembang tampak berbeda pada Kamis (27 November 2025). Warna-warni kreativitas mahasiswa menghiasi area pameran dalam ajang “Math Edu Show ‘24: Exploring Mathematical Wonders”, sebuah kegiatan yang menghadirkan 52 alat peraga matematika inovatif hasil karya mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika FITK.
Pameran ini dibuka secara resmi oleh Wakil Dekan III FITK, Amalia Hasanah, M.Pd., Ed.D., didampingi Kepala Laboratorium Terpadu, Yan Hery Darmansyah, S.Pd., M.M., serta para dosen Pendidikan Matematika yang turut bangga menyaksikan luapan kreativitas mahasiswanya. Lebih dari sekadar event tahunan, Math Edu Show ’24 menjadi wadah nyata bagi mahasiswa untuk berlatih merancang media pembelajaran yang aplikatif, relevan, dan dekat dengan kehidupan siswa.

Ketua Prodi Pendidikan Matematika, Dr. Yuli Fitrianti, M.Pd., menegaskan bahwa keberadaan alat peraga sangat penting untuk membantu siswa memahami konsep yang selama ini dianggap sulit.
“Pameran ini bukan hanya ruang kreativitas mahasiswa, tetapi sarana memperluas wawasan guru dan siswa tentang pembelajaran matematika yang lebih interaktif, lebih hidup, dan lebih menyenangkan,” ujarnya.
Di tengah deretan alat peraga yang tertata rapi dari bangun ruang interaktif, model fungsi grafis, hingga permainan edukatif pengunjung terlihat antusias mencoba, bertanya, dan mempelajari setiap karya mahasiswa.

Ketua Pelaksana, Rifki Rio Andrian, menyampaikan bahwa pameran ini dirancang untuk menunjukkan bahwa matematika memiliki sisi kreatif yang sering terlupakan. Banyak dari alat peraga tersebut dihasilkan melalui proses panjang mulai dari menemukan ide, merancang, mencoba, memperbaiki, hingga akhirnya siap dipamerkan.
“Kami ingin membuktikan bahwa matematika bukan sekadar teori. Ia bisa diolah menjadi praktik yang menarik, menyenangkan, dan penuh inovasi. Ketika siswa bisa melihat dan memegang langsung media pembelajaran, mereka akan lebih mudah memahami konsep abstrak yang selama ini sulit dibayangkan,” jelasnya.
Ia juga mengapresiasi interaksi aktif antara mahasiswa dan pengunjung. Baginya, momen tersebut menjadi bukti bahwa sekolah sangat membutuhkan media pembelajaran yang inovatif.
“Kami optimistis mahasiswa Pendidikan Matematika bisa menjadi generasi pendidik yang kreatif, interaktif, dan relevan dengan perkembangan zaman,” tambahnya.

Pameran ini disambut meriah oleh mahasiswa, dosen, guru, dan siswa dari berbagai jenjang, mulai dari SD hingga SMA. Suasana hangat terasa ketika pengunjung mencoba alat peraga sambil berdiskusi mengenai cara kerja dan manfaatnya.
Seorang siswa SD dengan polos namun antusias berkata, “Belajar matematika jadi mudah kalau ada alat seperti ini. Saya lebih cepat paham”
Sementara seorang siswa SMA tidak hanya tertarik tetapi juga tergerak inspirasinya. Ia mengaku ingin menjadi guru matematika setelah melihat bagaimana mahasiswa mampu menghadirkan pembelajaran yang kreatif dan menyenangkan.
Math Edu Show ’24 menjadi bukti bahwa pembelajaran matematika dapat dirancang lebih humanis lebih dekat dengan siswa, lebih mudah dipahami, dan lebih memancing rasa ingin tahu. Melalui kreativitas mahasiswa, kegiatan ini memperkuat kolaborasi akademik antara dosen dan mahasiswa, sekaligus memperkaya pengalaman pendidikan di UIN Raden Fatah Palembang.
Dengan semangat inovasi, Math Edu Show ’24 tidak hanya memamerkan karya, tetapi juga menghidupkan harapan baru bagi pendidikan matematika yang lebih interaktif, inspiratif, dan berdampak bagi generasi mendatang.(Rilis)









