Sumsel.Sahabatrakyat.com, Palembang – Dalam upaya meminimalisir dampak banjir akibat tingginya curah hujan, Lurah Dua Belas Ulu Akhmad Oktariansyah, SH., M.Si memimpin langsung kegiatan gotong royong pembersihan aliran Sungai Karang Belango yang berada di RT 007 RW 003, Kelurahan Dua Belas Ulu, Kecamatan Seberang Ulu II, Kota Palembang, Jumat (24/04).
Kegiatan tersebut melibatkan Ketua RT, RW, Linmas, serta masyarakat setempat yang bahu-membahu membersihkan aliran sungai dari tumpukan sampah dan eceng gondok yang selama ini menghambat aliran air.
Lurah Dua Belas Ulu Akhmad Oktariansyah mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Wali Kota Palembang Ratu Dewa agar seluruh camat dan lurah turun langsung ke lapangan dalam meminimalisir potensi banjir di setiap wilayah.
“Sesuai instruksi Bapak Wali Kota Palembang Ratu Dewa, kami seluruh jajaran di tingkat kelurahan bergerak cepat dan turun langsung ke lapangan untuk meminimalisir banjir. Kami di Kelurahan Dua Belas Ulu mendukung penuh arahan tersebut melalui aksi nyata bersama masyarakat,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa pembersihan sungai ini merupakan langkah konkret dalam mengantisipasi potensi banjir, terutama di tengah intensitas hujan yang meningkat dalam beberapa waktu terakhir.
“Gotong royong ini menjadi bentuk kepedulian bersama dalam menjaga kebersihan lingkungan, khususnya aliran sungai yang berperan penting dalam sistem drainase. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan, terutama ke sungai, karena dampaknya bisa dirasakan bersama,” katanya.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga lingkungan agar tetap bersih dan aman dari risiko bencana.
“Kegiatan ini tidak hanya bersifat sementara, tetapi diharapkan menjadi kebiasaan bersama. Dengan lingkungan yang bersih dan aliran sungai yang lancar, kita dapat mengurangi potensi banjir serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” tambahnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan semakin meningkat, sekaligus memperkuat semangat gotong royong sebagai budaya yang terus dilestarikan di tengah masyarakat.(Red)










