APPI Sumsel Bersama CV Tunas Mandiri Gaungkan “Bengkel Las Naik Kelas”, Satukan Welder dan Pelaku Usaha Bangun Ekonomi Sumsel

0-0x0-0-0#

Sahabatrakyat.com, Palembang – Api las yang selama ini identik dengan percikan dan panas justru ingin dijadikan simbol semangat kebangkitan ekonomi oleh Asosiasi Pengusaha Pengelasan Indonesia (APPI) Sumatera Selatan.

Semangat itu mengemuka dalam Family Gathering APPI Sumsel bersama CV Tunas Mandiri yang mengusung tema “Bengkel Las Naik Kelas, Bersatu Membangun Sumatera Selatan”, di Bengkel Tunas Mandiri, Minggu (20/9/2026).

Kegiatan tersebut mempertemukan para pengusaha bengkel las, welder, supplier, mitra usaha, mahasiswa Fakultas Teknik hingga perwakilan APPI dari sejumlah daerah. Hadir pula perwakilan Gubernur Sumatera Selatan melalui Dinas Perindustrian Sumsel, Iwan Mulyawan.

Koordinator APPI Sumsel Muhammad Deden mengatakan, APPI hadir sebagai wadah yang mempertemukan para pengusaha bengkel las dan welder, baik skala kecil, menengah maupun besar. Melalui wadah ini, para pelaku usaha diharapkan dapat saling mengenal, membangun silaturahmi dan membuka peluang kolaborasi.

Menurutnya, tema “Bengkel Las Naik Kelas, Bersatu Membangun Sumatera Selatan” menjadi semangat bersama untuk meningkatkan kemampuan, profesionalisme dan kapasitas usaha. Tidak hanya dari sisi keterampilan pengelasan, tetapi juga bagaimana pelaku usaha mampu mengembangkan bisnis dan memanfaatkan teknologi.

“Kita ingin mengubah cara pandang bahwa bengkel yang satu bukanlah saingan, tetapi bisa menjadi partner. Kalau kita saling mendukung dan berkolaborasi, insyaallah usaha pengelasan semakin berkembang dan UMKM Sumatera Selatan semakin kuat,” ujar Deden.

Sementara itu, Owner CV Tunas Mandiri, Suandri, membagikan pengalaman perjalanan usahanya yang dimulai sejak Desember 2018 dengan modal terbatas dan hasil pinjaman.

Ia mengaku pernah menumpang di bengkel senior karena belum mampu menyewa tempat sendiri. Tekanan ekonomi, piutang usaha hingga berbagai tantangan sempat membuatnya hampir menyerah.

Namun, perjuangan tersebut perlahan membuahkan hasil. Pada 2019, Tunas Mandiri mendapatkan tempat baru. Kemudian pada 2023, perusahaan tersebut berkembang hingga mampu memiliki mesin fiber laser pertama di Sumatera Selatan.

“Saat ini CV Tunas Mandiri sudah memiliki tiga workshop dan enam mesin yang siap melayani pelanggan,” kata Suandri.

Ia menjelaskan, sejumlah fasilitas yang dimiliki Tunas Mandiri antara lain mesin fiber laser, mesin CO2, router serta mesin press brake untuk menekuk plat. Fasilitas tersebut disiapkan untuk mendukung kebutuhan jasa para pelaku usaha pengelasan.

“Kalau ada pekerjaan yang belum bisa dikerjakan, silakan didiskusikan. Kami akan bantu. Yang penting kita sama-sama bisa berkembang,” ujarnya.

Menurut Suandri, kegiatan family gathering tersebut bukan sekadar ajang berkumpul, tetapi menjadi ruang untuk mendengarkan kebutuhan para pelaku usaha pengelasan secara langsung.

Ia bahkan membuka peluang pengembangan fasilitas baru yang dapat membantu pekerjaan para pengusaha bengkel las, termasuk kebutuhan mesin rol pipa yang diharapkan dapat mempermudah proses produksi.

“Yang penting harganya kompetitif dan teman-teman masih bisa menjual. Kita ingin saling mendukung agar usaha pengelasan bisa semakin maju,” katanya.

Menutup sambutannya, Suandri menyampaikan pesan penting bagi para pelaku usaha, yakni jangan takut gagal, jaga kualitas, manfaatkan teknologi, kelola keuangan dengan rapi dan terus berinovasi.

Family Gathering APPI Sumsel bersama CV Tunas Mandiri pun menjadi momentum untuk membangun semangat baru. Bukan hanya bagaimana bengkel las mampu bertahan, tetapi bagaimana para welder dan pengusaha pengelasan dapat tumbuh bersama, meningkatkan profesionalisme, memperluas kolaborasi dan mengambil bagian dalam menggerakkan perekonomian Sumatera Selatan.(Rudi)