Sumsel.SahabatRakyat.com,- Pj. Gubernur Sumsel yang diwakili oleh Staf ahli bidang pemerintahan hukum dan politik provinsi Sumsel Drs. Koimudin SH.,MM, hadiri Bimbingan Teknis (Bimtek) Literasi ekonomi syariah di pendidikan menengah dan penetapan sekolah pelopor ekonomi syariah provinsi Sumatera Selatan yang di gelar di SMA Negeri 1 Palembang, Jum’at (17/11/2023).
Peran penting Sumber Daya Manusia (SDM) yang handal dalam menghadapi kemajuan industri halal di Indonesia berpotensi besar menjadi Sumber Daya Manusia dengan jumlah muslim terbesar dan terbanyak di dunia, oleh karena itu kompetensi Sumber Daya Manusia di Indonesia perlu ditingkatkan
“Pemerintah provinsi Sumsel mengapresiasi atas terselenggaranya kegiatan pada hari ini, dan kita memahami bahwa tren industri halal semakin berkembang di Indonesia sebagai bukti arus perekonomian baru yang mendorong pertumbuhan ekonomi global muncul karena tingginya permintaan produk halal dari masyarakat muslim,” Ujar Drs. Koimudin SH.,MM dalam sambutannya mewakili Pj Gubernur Sumsel.
Drs. Joko Edi Purwanto M.Si selaku Kabid SMA Disdik provinsi Sumsel mengatakan, Sebelumnya kita sudah mengimplementasikan produk syariah di sekolah-sekolah seperti pelajaran agama yang selama ini sudah kita jalankan, koperasi syariah, dan kantin kejujuran sebagai pembelanjaran untuk siswa.
“Kegiatan ini sebenarnya dilakukan bukan hanya untuk SMA saja tetapi SMK juga, memang sebaiknya diberikan kepada anak-anak usia dini, kalau mereka sudah mengenal di usia sekarang maka nanti kedepan mereka akan termotivasi untuk mempelajari ekonomi kreatif, ekonomi syariah. Pesan saya kepada para pendidik untuk mempelajari dengan sungguh-sungguh dan dapat mengajarkan kepada siswa-siswinya agar kedepan mereka bisa mengetahui tentang ilmu ekonomi syariah,” Terangnya.
Sementara itu, Kepsek SMA Negeri 1 Palembang H. Moses Ahmad menambahkan, Ekonomi syariah ini sebenarnya sudah kita diterapkan salah satunya adalah ada kantin kejujuran di SMAN 1 Palembang, makanan dikantin di SMAN 1 Palembang ini adalah makanan-makanan yang halal karena kita bekerjasama dengan dinas kesehatan dan MUI.
“Setiap dua bulan atau tiga bulan sekali tim akan turun memeriksa apakah makanan yang dijual dikantin-kantin adalah makanan yang halal, saya kira itu adalah salah satu indikasi untuk mendukung kegiatan ekonomi syariah ini,” Tuturnya.
Moses berharap dengan adanya literasi ekonomi syariah yang diadakan saat ini bisa menjadi contoh untuk anak-anak di SMAN 1 Palembang agar semakin paham dengan ekonomi syariah, sehingga mereka dapat menerapkannya bukan hanya disekolah tapi juga ditengah-tengah masyarakat.
Tampak hadir, Kabid SMA Disdik provinsi Sumsel Drs. Joko Edi Purwanto M.Si, Direktur Infrastruktur Ekonomi Syariah, KNEKS (Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah) Dr. Sutan Emir Hidayat MBA, Direktur Eksekutif KDEKS (Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah) provinsi Sumsel H. Kholid Mawardi S.Sos., M.Si, Kepala Sekolah (Kepsek) SMAN 1 Palembang H. Moses Ahmad, dan Kepsek SMAN 10 Palembang, SMAN 3 Prabumulih, SMAN 1 Sembawa, SMAN 1 Indralaya, SMAN 3 Kayu Agung, SMKN 1 Palembang, SMKN 3 Palembang, SMKN 8 Palembang, SMKN 1 Pemulutan, SMKN 1 Suak Tapeh, SMKN 1 Kayu Agung. (Rudi)





