Kemah Akbar Merah Putih dan Latihan Barisan Penegak Dasar, BM PAN Sumsel Mantapkan Kaderisasi dan Konsolidasi Menuju PAN Tiga Besar

0-0x0-0-0#

Sumsel.Sahabatrakyat.com, Palembang – Semangat konsolidasi dan penguatan kader kembali digaungkan Barisan Muda Partai Amanat Nasional (BM PAN) Sumatera Selatan melalui penyelenggaraan Kemah Akbar Merah Putih dan Latihan Barisan Penegak Dasar. Kegiatan berlangsung selama tiga hari, 20–22 November 2015, berlokasi di Bumi Perkemahan Gandus Palembang dan melibatkan peserta dari 17 kabupaten/kota.

Kemah akbar ini menjadi ruang strategis bagi BM PAN Sumsel untuk mengokohkan kaderisasi serta mempertegas posisi organisasi sebagai motor penggerak pemuda PAN di tingkat daerah.

Amanat Kongres: Konsolidasi, Kaderisasi, dan Pemenangan

Wakil Ketua Umum DPP PAN Sumsel, Abdul Munir Sara, mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi langsung dari amanat Kongres ke-5 BM PAN di Jambi. Tiga pilar besar yang menjadi fokus organisasi lima tahun ke depan adalah:

  • Konsolidasi organisasi
  • Kaderisasi berjenjang
  • Pemenangan PAN di berbagai tingkatan

Ia menjelaskan bahwa peserta yang mengikuti kegiatan ini tengah memasuki fase Latihan Kader Amanat Dasar, sebagai gerbang awal pembentukan kader BM PAN.

“Selama mereka mengikuti seluruh materi dalam kurikulum kaderisasi BM PAN, malam ini mereka akan dibaiat sebagai kader baru. Sumsel telah menjadi role model nasional karena konsisten menjalankan proses kaderisasi yang rapi dan berkelanjutan,” tegasnya.

PAN: Partai Anak Muda yang Harus Adaptif dan Melek Digital

Sementara itu, Sekretaris DPW PAN Sumsel M. Alki Ardiansyah, yang hadir mewakili Ketua DPW PAN Sumsel, menyampaikan bahwa penguatan pemuda menjadi salah satu komitmen besar PAN. Ia menilai generasi muda memiliki potensi besar untuk mendorong perubahan sosial dan politik.

“PAN adalah rumah bagi anak muda. Karena itu kader BM PAN harus melek digital, kritis terhadap arus informasi, dan tetap menjaga integritas dalam berorganisasi,” ujarnya.

Ia juga mendorong para kader untuk merumuskan program-program sosial yang relevan ketika kembali ke daerah masing-masing, selaras dengan arahan DPP BM PAN dan Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan.

BM PAN Sumsel Tegaskan Kesiapan Menjadi Mesin Pemuda PAN

Ketua DPW BM PAN Sumsel, Budiman, menekankan bahwa Kemah Akbar ini merupakan bentuk nyata konsolidasi organisasi. Ia menegaskan bahwa BM PAN Sumsel siap menunjukkan bahwa mereka layak menjadi pilar penting PAN di daerah.

“Kami menargetkan satu desa satu kader BM PAN. Kader juga harus memiliki kemampuan digital yang kuat dan mampu melakukan survei independen untuk memperkuat posisi PAN,” ujarnya.

Budiman menambahkan bahwa dalam waktu dekat, BM PAN Sumsel akan meluncurkan program Sekolah BM PAN sebagai sarana peningkatan kapasitas kader secara sistematis.

Soliditas, Disiplin, dan Kepedulian Sosial Jadi Fokus Latihan

Selama kegiatan berlangsung, peserta mendapatkan beragam pelatihan mulai dari kedisiplinan, peningkatan kapasitas, hingga pembinaan kepedulian sosial di lingkungan mereka. Fokusnya bukan hanya pada ilmu organisasi, tetapi juga pembentukan karakter dan kebersamaan antar kader.

“Tujuan kami adalah menciptakan kader yang solid, peka lingkungan, dan mampu bekerja maksimal. Kami ingin BM PAN terus membuktikan bahwa ia layak mendapatkan kepercayaan publik,” tutur Budiman.

Harapan Besar untuk Pemenangan PAN di Sumatera Selatan

Menutup kegiatan, Budiman menyampaikan optimisme besar terhadap masa depan PAN di Sumatera Selatan.

“Harapan kami, PAN bisa masuk tiga besar nasional, menjadi pemenang di Sumatera Selatan, dan Joncik Muhammad dapat terpilih sebagai Gubernur Sumatera Selatan,” ungkapnya.

Kemah Akbar Merah Putih BM PAN Sumsel menjadi bukti bahwa organisasi kepemudaan PAN terus bertransformasi, membangun kekuatan pemuda, dan menyiapkan generasi baru yang siap berkontribusi bagi kemajuan Sumatera Selatan dan Indonesia.(Rudi)