Sahabatrakyat.com, Palembang, Kamis (22/10/2026) – Kebutuhan darah di Kota Palembang masih belum terpenuhi secara optimal. Dari kebutuhan sekitar 7.000 kantong darah setiap bulan, Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Palembang baru mampu menyediakan sekitar 5.000 kantong. Kondisi ini menyisakan kekurangan 2.000 kantong per bulan yang membutuhkan dukungan bersama.
Untuk memperkuat ketersediaan darah, PMI Kota Palembang menjalin kerja sama dengan Rumah Sakit Permata Palembang melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) yang dirangkaikan dengan kegiatan donor darah. Kesepakatan tersebut ditandatangani Ketua PMI Kota Palembang, Dewi Sastrani Ratu Dewa, bersama Direktur RS Permata Palembang, dr. Alfredo Armando Parensyah, di RS Permata Palembang.
Dewi mengatakan, pemenuhan kebutuhan darah tidak bisa hanya mengandalkan PMI, tetapi memerlukan keterlibatan rumah sakit, instansi, komunitas, dunia usaha, dan masyarakat. “Kebutuhan darah di Kota Palembang terus meningkat. Saat ini, kebutuhan mencapai sekitar 7.000 kantong per bulan, sedangkan PMI baru mampu memenuhi sekitar 5.000 kantong. Artinya, masih ada kekurangan sekitar 2.000 kantong setiap bulan,” ujar Dewi. Ia berharap kerja sama ini menjadi langkah nyata untuk membantu pasien yang membutuhkan transfusi darah.
Dalam kegiatan tersebut, puluhan orang turut berpartisipasi sebagai pendonor setelah melalui pemeriksaan kesehatan sesuai prosedur. Dewi berharap kolaborasi dengan RS Permata tidak berhenti pada penandatanganan MoU, tetapi berlanjut melalui kegiatan donor darah secara rutin dan berkelanjutan. Dengan meningkatnya partisipasi masyarakat, ketersediaan darah di Palembang diharapkan semakin terjaga sehingga lebih banyak pasien dapat terbantu.(Adv)










