Sumsel.Sahabatrakyat.com, Palembang – Pengurus Pusat Kerukunan Keluarga Palembang (KKP) periode 2024–2029 resmi dikukuhkan dalam acara yang berlangsung khidmat di Griya Agung Palembang, Sabtu (13/12). Pengukuhan tersebut menjadi penanda dimulainya era baru penguatan peran KKP sebagai wadah pemersatu warga Palembang, baik di kampung halaman maupun di perantauan.
Pengukuhan dilakukan langsung oleh Gubernur Sumatera Selatan Dr. H. Herman Deru, yang melantik Ketua Umum DPP KKP Kgs. H. Abdul Rozak, M.Sc, Sekretaris Umum Mgs. H. Syaiful Padli, ST., MM, serta Bendahara Umum Kms. H. Achmad Idham, SE, beserta seluruh jajaran Pengurus Pusat KKP periode 2024–2029.
Dalam sambutannya, Ketua Umum DPP KKP Kgs. H. Abdul Rozak, M.Sc menegaskan pentingnya mengembalikan semangat persatuan dalam keluarga besar Palembang. Ia menyampaikan bahwa keberadaan KKP ke depan harus menjadi satu kesatuan yang kokoh, tanpa terpecah dalam dualisme kepengurusan, khususnya di Kota Palembang.
“KKP lahir dari semangat kebersamaan. Karena identitas kependudukan Palembang berada di Kota Palembang, maka sudah seharusnya tidak ada lagi perbedaan kepengurusan. Kini KKP hadir sebagai satu rumah besar yang utuh, legal, dan terdokumentasi dengan baik,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa KKP akan terus bergerak aktif di bidang sosial, budaya, keagamaan, dan ekonomi. Salah satu fokus penting ke depan adalah konsolidasi data warga Palembang sebagai basis penguatan program dan sinergi dengan pemerintah daerah.
“Kami menargetkan pendataan ratusan ribu warga Palembang secara bertahap melalui sistem yang terintegrasi. Data ini nantinya akan sangat membantu pemerintah, baik provinsi maupun kota, dalam perencanaan program sosial, ekonomi, dan pembangunan,” tambahnya.
Selain itu, KKP juga berkomitmen melestarikan budaya Palembang melalui penguatan bahasa daerah dan nilai-nilai kearifan lokal, termasuk mendorong peran generasi muda sebagai motor penggerak organisasi.
Sementara itu, Ketua Panitia Pengukuhan yang juga Bendahara Umum DPP KKP, Kms. H. Achmad Idham, SE, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
“Kerukunan Keluarga Palembang bukan sekadar organisasi, melainkan rumah besar bagi seluruh warga Palembang. Tempat bersilaturahmi, saling menguatkan, serta menjaga nilai-nilai luhur warisan para leluhur,” ungkapnya.
Ia menjelaskan bahwa kegiatan pengukuhan ini dihadiri sekitar 500 orang yang terdiri dari tamu undangan, pengurus pusat, panitia, serta perwakilan berbagai elemen masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, organisasi kemasyarakatan, dan paguyuban Palembang.
“Atas nama panitia, kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Bapak Gubernur Sumatera Selatan yang telah memberikan dukungan penuh, baik moril maupun fasilitas, sehingga acara ini dapat terlaksana dengan baik. Kami juga memohon maaf apabila masih terdapat kekurangan selama pelaksanaan kegiatan,” ujarnya.
Dengan dikukuhkannya Pengurus Pusat KKP periode 2024–2029, KKP diharapkan semakin solid, adaptif, dan berdaya saing sebagai organisasi pemersatu warga Palembang. KKP berkomitmen menjadi mitra strategis pemerintah dalam menjaga persatuan, melestarikan budaya, serta mendorong kemajuan sosial, budaya, dan ekonomi masyarakat Palembang melalui kolaborasi lintas generasi, di mana para sesepuh berperan sebagai penuntun arah dan generasi muda menjadi penggerak utama inovasi dan program organisasi.
Acara pengukuhan yang berlangsung khidmat dan penuh kekeluargaan ini dihadiri sekitar 500 peserta dari unsur pemerintah, tokoh adat, tokoh agama, organisasi kemasyarakatan, paguyuban Palembang, serta insan pers. Dengan semangat baru dan kepengurusan yang solid, Kerukunan Keluarga Palembang optimistis dapat menjadi pilar pemersatu warga Palembang di mana pun berada, sekaligus berkontribusi nyata dalam mendukung pembangunan daerah menuju Palembang yang maju, harmonis, dan berkelanjutan.(Rudi)







