Sumsel.SahabatRakyat.com,- Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) IWO Jodhy Yudhono melantik secara langsung pengurus wilayah Ikatan Wartawan Online (IWO) Sumatera Selatan periode 2022 – 2027 yang digelar di Auditorium Graha Bina Praja Palembang, Selasa (04/07/2024).
Turut hadir Gubernur Sumsel H. Herman Deru, Wakil Bupati Pali Soemarjono, Forkompindo Sumsel, Bendahara Umum Pengurus Pusat (PP) IWO Telly Natalia, Ketua Pengurus Wilayah (PW) IWO Sumsel Efran, dan Para Kepala Opd provinsi Sumsel (Tim Media Dinas Kominfo provinsi Sumsel).
Gubernur Sumsel H. Herman Deru mengatakan, Bahwa hari ini Kepengurusan IWO Sumatera Selatan secara resmi sudah dilantik oleh pengurus pusat, mudah-mudahan di pengurusan ini sukses internal dan sukses eksternal serta akan menjadi mitra Pemprov dalam mendapatkan informasi yang akurat atau autentik tapi tetap menjunjung tinggi kepatutan dan kepatuhan.
Ditempat yang sama, Jodhy Yudhono selaku Ketua Umum PP IWO menuturkan, Wartawan itu merupakan profesi dalam menyampaikan informasi kepada publik, bukan terlibat dalam sebuah persoalan, jadi harus didasari dengan keadilan yang berimbang dan tidak melukai siapapun.
“Saya berharap kepada para wartawan yang tergabung dalam IWO Sumsel agar bisa menjalankan tugas dan kepercayaan yang dibebankan ke pundaknya secara profesional,” Harapnya.
Jodhy meminta IWO Sumsel untuk segera menyelenggarakan Musyawarah Besar kedua. “Kami yakin dan percaya bahwa IWO Sumsel mampu menyelenggarakan moment tersebut,” Tukasnya.
Sementara itu, Efran selaku Ketua PW IWO Sumsel menambahkan, Gubernur Sumsel sangat mengapresiasi rencana yang digagas IWO Sumsel terkait dengan pelantikan kepengurusan IWO Sumsel periode 2022-2027, serta pihaknya diberi amanah untuk menggelar Musyawarah Besar kedua di Sumsel.
“Fokus kami adalah bagaimana mensukseskan pemilihan Ketua Umum, kami PW Sumsel diamanatkan dan ditunjuk dari PP IWO untuk menjadi tuan rumah itu yang pertama. Untuk program pendidikan kepada wartawan dan pemberdayaan nanti akan kita share selanjutnya,” Ujarnya.
Ketika ditanya terkait slogan IWO Sumsel Berakhlak dan Beradab, Efran menjelaskan, Bahwa Berakhlak dan Beradab itu adalah sikap moral yang berasal dari proses pendidikan karena wartawan sudah mengikuti pelatihan jurnalis dan mengtahui Undang-Undang pers.
“Kita tahu dengan kode etik jurnalistik, kita juga mengikuti uji kompetensi wartawan yang artinya kita secara administrasi sudah kompeten. Namun fakta di lapangan masih banyak ditemukan oknum-oknum yang masih melakukan di luar kerja jurnalistik, kami melihat bahwasanya akhlak dari seorang itu belum begitu kuat, dimana sikap moral yang dihasilkan dari proses, maka dari itu kami ada program spiritual sehingga IWO Sumsel bisa berakhlak dan beradab,” Terangnya.
Terkait adanya gesekan yang terjadi sebelum pelantikan ini, Efran mengungkapkan, Jika itu isu yang dibangun oleh orang yang ingin membuat gaduh.
“Pemilihan sudah selesai dan sudah dilantik, artinya tidak ada lagi satu dan dua, tidak ada lagi desus-desus ataupun isu yang dibangun terkait dengan pencalonan kemarin. Saya menjadi Ketua IWO Sumsel atas kehendak Allah, daya memang berniat berjuang untuk bagaimana menjaga peradaban pers,” Ungkapnya.
Efran berharap kepada seluruh pengurus wilayah di 17 Kabupaten/Kota di Sumsel untuk merapatkan barisan karena pekerjaan IWO Sumsel masih panjang dan banyak.
“Saya berharap kepada kawan-kawan untuk senantiasa selalu menyamakan frekuensi seperti yang disampaikan oleh Gubernur tadi agar kita harus sama nadanya, jika memang tidak satu persepsi artinya kita tidak sepaham dengan organisasi kenapa kita mau ikut organisasi, saya meyakini bahwa kepemimpinan saya akan didukung,” Tutupnya. (Rudi).





