Sumsel.Sahabatrakyat.com, Palembang – Aparatur Kelurahan Sentosa menunjukkan komitmen tinggi terhadap keselamatan warga dengan merespons cepat keluhan yang beredar di media sosial.
Lurah Sentosa, Herwansyah B., S.IP, turun langsung ke lapangan guna menindaklanjuti laporan warganet mengenai keberadaan tiang listrik yang mengganggu arus lalu lintas di Jalan Ki Anwar Mangku, RT 27 dan RW 07, Kecamatan Seberang Ulu Dua, Palembang, Selasa (14/4).
Langkah proaktif ini diwujudkan melalui koordinasi intensif dengan jajaran pimpinan PLN. Herwansyah menggandeng Manajer PLN Jakabaring, Fahmi Ramadhon, beserta tim teknis dan keselamatan dari PLN ULP Ampera serta PLN UP3 Palembang guna mencari solusi teknis terbaik agar fasilitas tersebut tidak lagi membahayakan pengguna jalan.
Dalam peninjauan tersebut, Lurah Sentosa menekankan bahwa keselamatan masyarakat adalah prioritas utama yang tidak bisa ditawar.
“Kami bergerak atas dasar tanggung jawab terhadap keselamatan warga. Laporan warganet bukan sekadar informasi, tapi merupakan amanah bagi kami untuk segera mencari solusi. Dengan koordinasi bersama PLN hari ini, kami ingin memastikan bahwa mobilitas warga di Jalan Ki Anwar Mangku kembali lancar tanpa dihantui risiko kecelakaan akibat posisi tiang listrik yang kurang tepat,” ujar Herwansyah.
Lebih lanjut, Herwansyah menjelaskan bahwa kolaborasi lintas sektor antara pemerintah kelurahan, PLN, dan didampingi Babinsa merupakan kunci percepatan penanganan infrastruktur publik.
“Inovasi dalam pelayanan publik saat ini adalah kecepatan merespons. Kami tidak ingin menunggu ada kejadian baru bertindak. Melalui koordinasi langsung dengan Manajer PLN Jakabaring dan tim K3L, kami berharap proses relokasi atau penyesuaian tiang ini dapat dilakukan secepat mungkin demi kenyamanan bersama,” tambahnya.
Kehadiran jajaran staf kelurahan dan aparat keamanan dalam peninjauan ini menegaskan bahwa Pemerintah Kota Palembang, khususnya Kelurahan Sentosa, senantiasa hadir di tengah masyarakat untuk mendengar dan mengeksekusi solusi atas permasalahan lingkungan secara humanis dan terukur.(Red)









