PP SSKS Berbagi 270 Porsi Nasi, Mafia Paranormal: Sabtu Berbagi Jadi Ikhtiar Menebar Kepedulian di Palembang

0-0x0-0-0#

Sahabatrakyat.com, Palembang – Kepedulian terhadap sesama kembali diwujudkan Keluarga Besar Pengurus Pusat Silaturahmi Spiritual Keluarga Sriwijaya (PP SSKS) melalui agenda rutin Sabtu Berbagi, Sabtu (19/9/2026).

Sebanyak 270 porsi nasi dibagikan kepada panti asuhan serta masyarakat yang melintas di kawasan Demang Lebar Daun, simpang lampu merah Polda Palembang. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen PP SSKS untuk terus hadir dan berbagi di tengah masyarakat.

Tampak hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Umum SSKS Kgs. Syafrizal, Sekjend Ustadz Asmuni, Bendahara SSKS Daniel Steven, Dewan Penasehat SSKS Ustadz Usman Markoni, serta jajaran pengurus pusat SSKS lainnya.

Ketua Umum SSKS Kgs. Syafrizal, yang dikenal publik dengan sapaan Mafia Paranormal, mengatakan kegiatan Sabtu Berbagi merupakan bentuk kepedulian sosial yang akan terus diupayakan secara konsisten sesuai kemampuan organisasi.

“Dari SSKS, keluarga besar SSKS memberikan bantuan berupa makanan. Ini bagian dari bantuan sosial dan berbagi kepada masyarakat di sekitar simpang Polda. Untuk hari ini sekitar 270 porsi makanan yang kita bagikan,” ujarnya.

Menurutnya, semangat berbagi bukan sekadar kegiatan sesaat, melainkan bagian dari nilai yang ingin terus dijaga selama SSKS berdiri.

“Harapan kita, kalau bisa kita istiqomah. Kita berjalan sesuai kemampuan untuk terus berbagi. Selagi SSKS berdiri, jiwa sosial itu tidak akan pernah rapuh dan pudar,” tegas Mafia Paranormal.

Ia menambahkan, SSKS juga berkomitmen menjaga persaudaraan, mempererat silaturahmi, menjunjung nilai spiritual dan budaya Melayu Sriwijaya, serta menumbuhkan kepedulian antarsesama.

“Kami keluarga besar Silaturahmi Spiritual Keluarga Sriwijaya bertekad untuk senantiasa menjaga persaudaraan, mempererat silaturahmi, menjunjung tinggi nilai spiritual dan budaya Melayu Sriwijaya, saling menolong dalam kebaikan, berbagi kepada sesama, menghormati yang lebih tua, menyayangi yang lebih muda, serta mengenang dan menghargai setiap jasa dan pengabdian anggota,” katanya.

Ia menegaskan, kekuatan SSKS tidak hanya diukur dari jumlah anggota, tetapi juga dari kepedulian dan kebersamaan yang tumbuh di dalamnya.

“Kami percaya bahwa kekuatan SSKS bukan semata-mata pada jumlah anggotanya, tetapi pada persatuan hati, keikhlasan dalam berbuat, dan kesediaan untuk saling menguatkan dalam suka maupun duka,” pungkasnya.

Melalui Sabtu Berbagi, PP SSKS ingin menjadikan kepedulian sebagai gerakan yang sederhana namun konsisten. Sebab, bagi keluarga besar SSKS, berbagi bukan tentang seberapa besar yang diberikan, melainkan tentang keikhlasan untuk hadir dan memberi manfaat bagi sesama.(Ocha)