Sumsel.Sahabatrakyat.com, Palembang – Dinas Pendidikan (Disdik) dan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Palembang gelar penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) kegiatan donor darah, dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Palembang ke-1342 Tahun.
Selain penandatanganan MoU, kegiatan yang digelar di Kantor Diknas Kota Palembang di Jalan Pramuka Srijaya Kecamatan Alang-Alang Lebar Kota Palembang, Rabu (12/06) tersebut, juga digelar kegiatan pemberian apresiasi kepada guru dan siswa berprestasi baik tingkat TK, SD maupun SMP di Kota Palembang serta launching “Podcast Siguntang”.
Ketua PMI Kota Palembang, Hj Dewi Sastrani Ratu Dewa mengatakan, Dalam kegiatan donor darah ini, PMI mentargetkan sebanyak 200 kantong darah bisa terkumpul dan akan diberikan kepada masyarakat Sumatera Selatan (Sumsel) dan khususnya Kota Palembang yang membutuhkan darah.
“Harapan kami dengan adanya MoU ini kedepannya terus berlanjut, tidak hanya sebatas seremonial saja, tetapi juga ada rasa kemanusiaan antara Disdik dan PMI Kota Palembang,” Ucapnya.
Lanjutnya, Untuk menjaring pendonor aktif, pihaknya juga akan jalin kerjasama dengan Organisasi Masyarakat (Ormas), Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang ada di Kota Palembang.
“Pendonor aktif saat ini jumlahnya ribuan, karena masyarakat Kota Palembang antusias untuk membantu masyarakat dengan mendonorkan darahnya. Saat ini PMI Kota palembang membutuhkan 7 ribu kantong darah dan baru tersedia 5 ribu kantong darah. Oleh karena itu, kita berharap kesadaran masyarakat dalam mendonorkan darahnya semakin meningkat, sehingga bisa terpenuhi 7 ribu kantong darah,” harapnya.
Disisi lain, Kepala Diknas Kota Palembang, H Adrianus Amri S.STP., M.Si menambahkan, Diknas Kota Palembang mempunyai potensi besar untuk menjadi pendonor darah aktif, agar bisa memenuhi kebutuhan lebih kurang 200 kantong darah dibutuhkan perharinya.
“Sebagai data, saat ini jumlah Kepala Sekolah, Guru dan pegawai Diknas Kota Palembang berjumlah lebih kurang 8500 orang. Artinya kalau kita putar dalam 2 (dua) atau 3 (tiga) bulan bisa mengoptimalkan kembali potensi dalam mengumpulkan kantong darah,” Ungkap Amri.
Pada kesempatan ini, Diknas Kota Palembang juga memberikan apresiasi dan penghargaan kepada guru-guru dan siswa, baik tingkat TK, SD, maupun SMP di Kota Palembang yang berprestasi.
“Semoga prestasi yang kita berikan ini, dapat menjadi motivasi bagi yang lain untuk meningkatkan kualitas pendidikannya dan proses belajar mengajar dalam dunia pendidikan,” harapnya Amri
Masih di acara yang sama, Diknas Kota Palembang juga melaunching Podcast Sinergi Guru dan Murid Tangguh di Kota Palembang (Siguntang), sebagai media untuk memberikan informasi kepada seluruh guru dan murid terkait dunia pendidikan di Kota Palembang. Diman dalam Podcast Siguntang ini, siapa pun bisa menjadi host dan narasumbernya, yang penting mereka ikut berperan serta dalam dunia pendidikan.
Sebagai informasi penting, di tahun Ajaran Baru 2025, Pemerintah Kota Palembang melalui Dinas Pendidikan akan memberikan bantuan seragam sekolah gratis sebanyak 42.800 dengan rincian merah putih sebanyak 22.900 dan biru putih sebanyak 19.900.
“Tahap pertama ini untuk tingkat SD (kelas 1) akan kita diberikan seragam merah putih dan SMP (kelas 7), biru putih. Kedepannya Walikota Palembang akan berikan bantuan tambahan seragam sekolah ini, karena sangat membantu wali murid pada saat Tahun ajaran baru,” Pungkas Amri (R).








