Dikukuhkan Gubernur Sumsel, APASS Siap Tata Advertising dan Perkuat Sinergi dengan Pemerintah

Sahabatrakyat.com, Palembang – Asosiasi Pengusaha Advertising Sumatera Selatan (APASS) resmi dikukuhkan di Graha Bina Praja Palembang, Rabu (23/9/2026). Pengukuhan ini menjadi momentum memperkuat sinergi antara pelaku usaha advertising dengan pemerintah dalam mewujudkan tata kelola reklame yang lebih tertib, profesional, sekaligus mendukung peningkatan pendapatan asli daerah (PAD).

Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru mengatakan, keberadaan APASS dapat membantu pemerintah dalam melakukan pendataan dan penataan sektor advertising di Sumatera Selatan.

“Lebih mudah mengorganisirnya, mengetahui ini aset siapa, iklan apa, siapa yang mendirikan. Sehingga pemerintah lebih mudah berkoordinasi, termasuk mengenai pendapatan asli daerah,” ujar Herman Deru.

Ia juga mengingatkan agar advertising di Sumatera Selatan dapat mengangkat kearifan lokal, seperti songket dan tanjak, sehingga tidak hanya berfungsi sebagai media promosi tetapi juga turut memperkuat identitas daerah.

Sementara itu, Ketua APASS Sumatera Selatan Indrayani mengatakan, asosiasi tersebut menjadi wadah bagi para pelaku usaha reklame, baliho, event organizer, digital printing hingga percetakan.

“APASS adalah wadah bagi teman-teman pengusaha, baik itu reklame, baliho, event organizer, digital printing maupun percetakan. Setelah sebelumnya dilantik oleh Wali Kota dan Wakil Wali Kota Palembang pada April lalu, hari ini pengukuhannya dilakukan oleh Bapak Gubernur karena asosiasi ini mencakup seluruh Sumatera Selatan,” kata Indrayani.

Indrayani menjelaskan, APASS telah membentuk empat koordinator wilayah yang mencakup 18 kabupaten/kota di Sumatera Selatan. Saat ini, sekitar 50 pengusaha telah bergabung dalam asosiasi tersebut.

Menurutnya, keanggotaan APASS tidak membatasi besar maupun kecilnya usaha. Selama memiliki badan usaha dan visi yang sejalan, para pelaku usaha advertising dapat bergabung untuk bersama-sama membangun industri advertising yang lebih profesional.

Salah satu program APASS, kata Indrayani, adalah membantu mempercantik sekaligus menata wajah Sumatera Selatan agar keberadaan reklame lebih tertib dan jelas dari sisi kepemilikan maupun pihak yang bertanggung jawab.

“Dengan adanya pendataan, pemerintah juga bisa terbantu untuk mengetahui siapa pemilik reklame dan siapa yang bertanggung jawab. Tentunya ini juga bisa mendukung peningkatan pendapatan daerah,” ujarnya.

Ia menambahkan, APASS juga terbuka untuk berkolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk komunitas media dan pelaku media sosial, dalam membangun ekosistem advertising yang semakin berkembang di Sumatera Selatan.

Indrayani berharap sinergi antara dunia usaha dan pemerintah dapat terus diperkuat, termasuk dalam mendorong lahirnya regulasi yang mampu memberikan kepastian bagi pelaku usaha sekaligus mendukung kepentingan daerah.

“Harapannya pemerintah dan pengusaha bisa terus berkolaborasi. Dengan adanya asosiasi ini, kita ingin advertising di Sumatera Selatan semakin tertib, profesional dan memberikan manfaat bagi pemerintah, pengusaha maupun masyarakat,” pungkasnya.(Rudi)