SUMSEL.SahabatRakyat.com,- Kantor Bank Indonesia (BI) perwakilan provinsi Sumatera Selatan menggelar kegiatan Susur Sungai Musi (SSM) Estape II, dengan tema SERAMBI “Semarak Rupiah Ramadhan dan Berkah Idul Fitri 1444 H. Bertempat di Dermaga River Side Resto Palembang, Sabtu (01/03/2023).
Pada tahun ini Bank Indonesia Provinsi Sumsel menambah layanan penukaran SSM di Desa Gasing dan Desa Bungo Tanjung, dimana kali ini BI bersinergi dengan TNI AL Sumsel. Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari SSM di Desa Upang dan Desa Sungsang pada 25-26 Februari lalu.
Kepala Departemen Pengelolaan Uang Bank Indonesia Marlison Hakim dalam sambutanya menyampaikan, program SSM ini menjadikan Bank Indonesia Provinsi Sumsel menjadi Inspirasi pogram Nasional, Karena hal yang sama juga di lakukan BI provinsi Kalimantan Tengah, BI provinsi Kalimantan Timur dan BI provinsi Batam.
“Jadi di balik pengadaan uang yang sekarang ada di Indonesia termasuk uang baru, orang Palembang yang menyusunnya. sebuah kebanggaan untuk orang Palembang bisa ikut berperan dalam membantu perekonomian bangsa ini. Kami merasa bangga diberikan amanah oleh negara untuk menyediakan dan memastikan ketersediaan uang kepada masyarakat Indonesia,” Terangnya.
“Kewajiban kami harus bisa kami penuhi di seluruh wilayah NKRI, bahasa kami sepanjang ada tanah NKRI dan di mana ada masyarakat yang melakukan transaksi uang, maka kami wajib menyediakan uang dengan jumlah yang cukup, kualitas yang sesuai, serta sesuai dengan pecahan yang diinginkan,” Bebernya.
Uang merupakan salah satu simbol kota negara, sebagaimana ditetapkan oleh undang-undang. jika suatu negara ingin merdeka salah satu syaratnya adalah ketersediaan mata uang, dan mata uang negara Indonesia adalah Rupiah, oleh karena itu disetiap jengkal tanah NKRI BI wajib menyediakan uang Rupiah.
“Beribu pulau tersebar dengan keterbatasan aksesibilitas infrastruktur dan transportasi sangat sulit sekali, ini merupakan tantangan terbesar yang kita hadapi bagaimana menjangkau wilayah 3T yaitu Terdepan, Terluar dan Terpencil,” Paparnya.
Dalam hal ini BI bersama dengan TNI AL bersinergi menjangkau wilayah 3T tersebut, bersama-sama menjaga kedaulatan Indonesia. Jika TNI AL menjaga keamanan sedangkan kami Bank Indonesia melalui Rupiah.
Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sumatera Selatan Erwin Soeriadimadja menuturkan, BI Sumsel telah menyiapkan Rp 3,8 triliun uang pecahan baru dalam rangka melayani penukaran uang kepada masyarakat jelang Ramadan dan Idul Fitri 1444 H, dimana jumlah ini meningkat 9 persen dari tahun sebelumnya. Penukaran uang ini dapat dilakukan di 145 titik di Sumatera Selatan, salah satunya adalah Susur Sungai Musi yang menjadi salah satu inovasi yang dilakukan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan.
Terhitung ada 5 inovasi yang dilakukan BI provinsi Sumsel, diantaranya:
Pertama, BI Peduli Mudik yang akan dilaksanakan seminggu sekali di 3 titik rest area tol yakni, Rest Area Tol Pematang Panggang, Rest Area Tol Kayu Agung, dan Rest Area Tol Pedamaran.
Kedua, Layanan Penukaran Kas Keliling di Stasiun KA yang akan dilakukan seminggu sekali di Stasiun Kereta Api Kertapati Pukul 07.30 s.d 10.00 WIB.
Ketiga, Layanan Penukaran Kas Keliling di Pusat Pembelajaran Modern yang akan dilakukan seminggu sekali di Mall OPI, Mall Palembang Square dan Palembang Trade Center.
Keempat, Layanan Kas Keliling retail di Pusat Keramaian yang akan dilakukan di Masjid Agung selama 3 (tiga) hari berturut-turut menjelang berakhirnya bulan Ramadan.
Dan kelima, Susur Sungai Musi (SSM) di Desa Gasing dan Desa Bungo Tanjung, bersinergi dengan TNI AL Sumsel. Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari SSM di Desa Upang dan Desa Sungsang pada 25-26 Februari lalu.
“Kami menghimbau kepada masyarakat agar menukar uang di tempat-tempat penukaran resmi seperti di loket perbankan dan kas keliling Bank Indonesia guna menghindari risiko uang palsu,” Tutupnya.(Rudi).








