Sumsel.Sahabatrakyat.com, Palembang – Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan (Kajati Sumsel) Nurcahyo J.M., S.H., M.H. bersama Ketua Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Wilayah Sumatera Selatan, Ibu Hanny Nurcahyo, tiba di Bumi Sriwijaya, Rabu (12/8/2026).
Kedatangan Kajati Sumsel bersama rombongan disambut di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang oleh jajaran Forkopimda, Pejabat Utama Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan serta Kabag TU. Penyambutan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh penghormatan, sekaligus menjadi momentum awal dalam memperkuat sinergi antarlembaga di Sumatera Selatan.
Nuansa khas Palembang turut mewarnai penyambutan melalui Tari Tanggai yang menjadi simbol keramahan dan penghormatan kepada tamu. Kajati Sumsel dan Ibu Ketua IAD Wilayah Sumsel juga menerima pemasangan tanjak serta selendang sebagai bentuk penghormatan sekaligus penyambutan khas budaya Bumi Sriwijaya.
Setelah rangkaian penyambutan di bandara, Kajati Sumsel bersama Ketua IAD Wilayah Sumsel dan rombongan melanjutkan perjalanan menuju Kantor Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan. Setibanya di kantor, keduanya kembali disambut para Asisten, Kajari se-Sumsel, para Koordinator, Kabag TU, seluruh pegawai Kejati Sumsel serta anggota IAD Wilayah Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan di lobi utama kantor.
Rangkaian kedatangan tersebut kemudian dilanjutkan dengan briefing Kajati Sumsel bersama para Asisten, Kajari se-Sumsel, para Koordinator dan Kabag TU. Dalam pengarahan itu, Kajati Sumsel memberikan bimbingan serta penekanan agar pelaksanaan tugas dan kinerja jajaran Kejaksaan di Sumatera Selatan dapat terus dioptimalkan.
Kehadiran pimpinan baru di lingkungan Kejati Sumsel tersebut diharapkan semakin memperkuat soliditas internal, meningkatkan profesionalitas jajaran, serta mendorong pelaksanaan tugas penegakan hukum yang berintegritas dan berorientasi pada pelayanan kepada masyarakat.
Momentum penyambutan yang berlangsung hangat dengan balutan budaya lokal itu pun menjadi simbol dimulainya langkah baru Kejati Sumsel dalam membangun kolaborasi, menjaga kepercayaan publik, dan menghadirkan penegakan hukum yang semakin humanis, profesional, serta berkeadilan.(Rilis)









