Nazaruddin SH Nahkodai PNSB Sumsel 2026-2030, Gaungkan Persatuan Lintas Suku Menuju Zero Konflik

Sumsel.Sahabatrakyat.con, Palembang – Semangat kebersamaan dan persatuan antar suku di Sumatera Selatan kembali diperkuat dengan terpilihnya tokoh masyarakat Sumsel, Nazaruddin SH, sebagai Ketua Umum Paguyuban Nusantara Sumsel Bersatu (PNSB) Provinsi Sumatera Selatan periode 2026-2030.

Penetapan tersebut berlangsung dalam agenda silaturahmi keluarga besar PNSB Sumsel yang dihadiri sejumlah tokoh masyarakat, pengurus paguyuban, serta mantan Ketua Umum PNSB Sumsel, Syahrial Oesman, di kediaman Syaiful Bahri, Jalan Pipa Reja, Kecamatan Kemuning, Palembang, Selasa (16/6/2026).

Terpilihnya Nazaruddin dinilai menjadi momentum baru bagi organisasi yang selama ini menjadi wadah pemersatu berbagai paguyuban nusantara yang bermukim di Sumatera Selatan. Sosok yang dikenal sebagai advokat senior dan mantan Ketua Persatuan Jaksa Indonesia (PJI) Sumsel itu dipercaya mampu membawa PNSB semakin aktif membangun komunikasi lintas budaya dan mempererat hubungan sosial di tengah keberagaman masyarakat.

Dalam sambutannya, Nazaruddin menegaskan bahwa keberadaan PNSB bukan sekadar organisasi paguyuban, melainkan ruang bersama untuk memperkuat nilai persaudaraan, toleransi, dan gotong royong antarwarga dari berbagai latar belakang.

Menurutnya, Sumatera Selatan merupakan miniatur Indonesia yang dihuni beragam suku, budaya, dan tradisi. Karena itu, kebersamaan harus terus dirawat agar menjadi modal sosial dalam mendukung pembangunan daerah.

“PNSB harus menjadi perekat kebhinekaan. Kita ingin seluruh paguyuban yang ada di Sumsel dapat berjalan bersama, saling mendukung, serta berkontribusi positif bagi masyarakat dan daerah,” ujarnya.

Nazaruddin menjelaskan, PNSB saat ini menghimpun berbagai paguyuban dari sejumlah daerah di Indonesia, mulai dari Aceh, Sumatera Barat, Riau, Jambi, Bengkulu, Sulawesi hingga Papua. Keberagaman tersebut menjadi kekuatan besar yang perlu dikelola melalui semangat persatuan dan saling menghormati.

Ke depan, PNSB Sumsel akan fokus memperkuat koordinasi antar paguyuban, meningkatkan kegiatan sosial kemasyarakatan, serta mendorong terciptanya hubungan yang harmonis di tengah masyarakat multikultural.

“Perbedaan adalah kekayaan bangsa yang harus dijaga bersama. Melalui PNSB, kami ingin membangun semangat persaudaraan yang lebih kuat sehingga Sumatera Selatan tetap menjadi daerah yang aman, damai, dan penuh toleransi,” katanya.

Dengan kepengurusan baru periode 2026-2030, PNSB Sumsel diharapkan semakin berperan sebagai mitra strategis dalam menjaga kerukunan antarwarga sekaligus menjadi contoh nyata bagaimana keberagaman dapat menjadi kekuatan untuk membangun daerah yang lebih maju dan berdaya saing.