PDHI Sumsel: Pengentasan Kemiskinan Bisa Dilakukan Lewat Sektor Peternakan

Palembang – Persatuan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Sumatera Selatan menyatakan
pengentasan kemiskinan bisa dilakukan lewat sektor peternakan dengan mengembangkan ternak rakyat skala kecil seperti unggas.

Ketua PDHI Sumsel Jarizal, Sabtu, mengatakan pengembangan ternak skala kecil seperti ayam dan itik berpotensi menambah pendapatan masyarakat miskin khususnya wilayah perkotaan tanpa harus menyiapkan lahan yang luas.

“Ternak sangat bisa menjadi alternatif mengentaskan kemiskinan,” ujarnya usai dilantik menjadi Ketua PDHI Sumsel periode 2020-2024.

Pihaknya telah mengembangkan metode tersebut selama beberapa tahun terakhir di Kecamatan Gandus dan Sukarami Kota Palembang serta sudah membuahkan hasil.

Warga yang diberikan modal ternak sembilan ekor itik sekarang sudah mampu berkembang hingga 300 ekor itik, katanya.

Ternak rakyat itu dengan sendirinya akan meningkatkan produksi pangan jika berhasil dikembangkan karena permintaan daging dan telur di Sumsel cukup tinggi, selain itu konsumsi ternak juga akan meningkatkan pemenuhan gizi masyarakat.

“Tapi perlu diperhatikan bahwa orang yang dipilih untuk ternak rakyat harus yang memang mau beternak,” kata dia.

Ia telah mengarahkan anggota PDHI Sumsel agar turut mengembangkan ternak rakyat ke
kabupaten/kota, meskipun tupoksi pokok PDHI notabane sebagai wadah dokter untuk sektor kesehatan hewan namun kini dinilai perlu berkontribusi dalam sektor perekonomian yang lebih luas.

Selain itu pengembangan ternak rakyat akan lebih optimal jika mendapat dukungan berbagai pihak seperti CSR perusahaan, serta perlunya dukungan data angka kemiskinan dan karakteristik masyarakat agar wilayah yang dikembangkan tepat sasaran.

Sementara Gubernur Sumsel Herman Deru mengatakan minat masyarakat untuk beternak memang harus ditumbuhkan karena Sumsel memiliki potensi besar di sektor peternakan.

“Khususnya minat beternak hewan produktif yang bisa dikonsumsi harus digaungkan lagi, potensi Sumsel sangat banyak dan sayang jika tidak dikembangkan,” ujarnya.

Ia juga berharap PDHI Sumsel dapat turun langsung menggalakkan masyajrakat untuk melakukan metode penggemukan sapi feedlot seperti di Provinsi Jabar, Lampung dan Jatim.

Sebab jika ditekuni dengan serius, maka peternakan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (Ant)