Pemprov Sumsel Bantu 3,5 Ton Beras Untuk Korban Banjir di Kabupaten Lahat

Palembang – Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan membantu korban banjir di Mulak Ulu, Kabupaten Lahat yang mengakibatkan puluhan rumah rusak dan jembatan putus berupa beras sebanyak 3,5 ton.

Gubernur Sumsel dalam keterangannya di Palembang, Selasa mengatakan, pihaknya mendapatkan laporan bahwa di desa ini terjadi bencana banjir dan juga mengakibatkan jembatan putus.

Oleh karena itu pihaknya meninjau langsung kondisi jembatan putus sekaligus tatap muka dengan warga yang tertimpa musibah.

“Saya bersama Pangdam, Kapolda, dan Bupati lengkap hadir di sini ikut prihatin dan turut merasakan apa yang dialami warga di sini. Paling tidak kehadiran kami ini dapat mengurangi rasa gundah warga, sekaligus mencari solusi yang terbaik dalam upaya penanganan pascabencana banjir ini,” ujar gubernur.

Pihaknya memberikan bantuan berupa beras untuk meringankan beban para korban yang terkena bencana jembatan putus dan banjir.

Selain itu gubernur juga berjanji akan turut memberikan bantuan untuk perbaikan dan pembangunan kembali bagi rumah yang hanyut dan rusak diseret derasnya banjir.

Selain merusak 10 unit rumah dengan kerusakan berat dan 74 unit lagi rusak ringan. Banjir juga merusak tanaman padi 24 hektare siap panen sekaligus mengakibatkan rusaknya saluran irigasi sepanjang 500 meter.

“Saya telah mendapatkan laporan ada 10 unit rumah yang rusak dan mendesak dilakukan perbaikan. Kita sudah sepakat dengan pemerintah daerah dalam hal ini Bupati Lahat untuk tidak dibebani pada masyarakat yang menjadi korban. Adapun proses pembangunan kembali rumah warga paling lama satu bulan termasuk fasilitas umum lainnya,” katanya.

Pihaknya bersama aparat keamanan TNI/Polri untuk memberikan bantuan terutama pengawasan keamanan selama proses pembangunan rumah dan fasilitas umum. Di samping itu dia menyebut selain kerusakan rumah tempat tinggal dan fasilitas umum, banjir banding di Kabupaten Lahat kali ini juga merusak jaringan suplay listrik.

“Selain rumah dan faslitas umum yang rusak, banjir bandang kali ini juga merusak 24 hektare sawah serta sempat memutuskan jaringan listrik, karena itu saya menginstrusikan kepada PLN, paling lama 1×24 jam ke depan listrik kembali menyala dengan normal,” ujar dia.

Dia mengapresiasi sigapnya Bupati Lahat dalam merespon dampak yang timbul pasc terjadinya banjir.

Di tengah kunjungannya meninjau lokasi banjir Gubernur Herman Deru juga berkesempatan menyerahkan bantuan sembako berupa 3,5 ton beras, matras 22 paket, selimut 22 lembar, seragam dan perlengkapan anak sekolah serta kelengkapan peralatan bayi dan bentuk bantuan material lainnya.

Sementara salah seorang warga, Yaslan (54) mengucapkan terima kasih kepada gubernur yang telah memberikan perhatiannya dengan cara turun langsung melihat dan memberikan bantuan berupa bahan pokok kebutuhan warga lainnya.

“Terima kasih nian pak gubernur, sudah datang ke tempat kami, melihat langsung apa yang kami alami,” ucapnya.

Ungkapan senada juga disampaikan Sukiman (53) warga lainnya yang kesehariannya merupakan guru di salah satu SD di Kecamatan Mulak Sebingkai.

“Kami senang nian, ada perhatian pak gubernur sudah memberikan bantuan dengan kami,” katanya.

Bencana banjir bandang yang menimpa sejumlah pemukiman warga di Kabupaten Lahat yang berujung pada kerusakan sejumlah rumah dan mengakibatkan putusnya jembatan Mulak Ulu penghubung Kabupaten Lahat dengan ruas lintas tengah Kabupaten Muara Enim. (Ant)