Sumsel.Sahabatrakyat.com, Palembang – Reses Anggota DPRD Kota Palembang Masa Persidangan III Tahun 2025 Dapil IV (Kecamatan Sako, Kalidoni, dan Sematang Borang) kali ini terasa berbeda. Bertempat di PT IPAL Kalidoni, Jum’at (19/09), reses berjalan penuh semangat dengan nuansa dialog dan diskusi konstruktif tentang masa depan pengelolaan air limbah di Kota Palembang.
Sekretaris Komisi IV DPRD Kota Palembang, Peby Anggi Pratama, SH., M.Kn., menegaskan bahwa reses bukan sekadar agenda seremonial, melainkan ruang untuk menyerap aspirasi yang bisa menjadi dasar kebijakan.
“Alhamdulillah, reses berjalan lancar. Kehadiran kami di sini diharapkan memberi manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat. Tadi sudah ada dialog yang bisa menjadi referensi dalam pembentukan perda, khususnya terkait IPAL air limbah domestik,” ungkapnya.
Senada dengan itu, Ketua Reses Dapil IV, Ruspanda Karibullah, ST., menekankan pentingnya dukungan masyarakat.
“IPAL ini bukan hanya proyek, tapi investasi kesehatan untuk anak cucu kita. Limbah rumah tangga kalau tidak ditangani dengan baik bisa menjadi sumber penyakit. Karena itu, kami mendorong agar setiap perumahan baru nantinya memiliki IPAL sebagai syarat utama,” jelasnya.
Tak hanya dari pihak legislatif, sinergi juga ditunjukkan oleh pihak teknis. Direktur Teknik IPAL PDAM Tirta Musi Palembang, M. Azharuddin, memaparkan profil operasional IPAL Sungai Selayur yang saat ini melayani sejumlah pelanggan di wilayah Kalidoni.
“Kami menerima banyak masukan dari DPRD, terutama terkait perluasan jaringan perpipaan dan penambahan armada mobil tinja. Selain itu, ada dorongan untuk memperkuat sosialisasi agar masyarakat lebih paham pentingnya pengolahan air limbah,” terangnya.
Diskusi juga menyinggung soal revisi Perda Air Limbah, yang sedang digodok bersama DPRD. Hal ini menjadi bukti keseriusan semua pihak dalam mewujudkan pengelolaan lingkungan yang lebih baik di Kota Palembang.
Reses kali ini menegaskan bahwa pembangunan tak hanya soal infrastruktur, tapi juga tentang menjaga kualitas hidup warganya. Dengan kolaborasi antara DPRD, pemerintah, dan masyarakat, harapan Palembang menjadi kota sehat, bebas banjir, dan terbebas dari dampak buruk limbah rumah tangga semakin nyata.(Rudi)







