PALEMBANG, Sahabat Rakyat Sumsel – Gelombang aksi unjuk rasa mahasiswa pada Senin (11/4) di Palembang, Sumatera Selatan, diikuti ribuan peserta. Mereka adalah gabungan elemen mahasiswa dari organisasi intra dan ekstra kampus, di antaranya GMNI dan mahasiswa Univeritas Muhammadiyah Palembang.
Massa yang akan berunjuk rasa di depan Gedung DPRD Provinsi Sumatera Selatan dihadang kawat berduri yang dipasangan polisi di Jalan POM IX. Mahasiswa yang tertahan akhirnya menggelar orasi di simpang lampu merah Jalan POM IX.
Dalam orasinya, mahasiswa UIN Raden Fatah Palembang, DPD dan DPC GMNI dan UMP menyatakan aksi mereka adalah memperjuangkan kesejahteraan masyarakat. Mereka meminta DPRD Sumsel mendengar dan memperjuangkan aspirasi mahasiswa.
Adapaun tuntutan mahasiswa adalah:
1. Mendesak dan menuntut Presiden Jokowi menolak gagasan penundaan Pemilu maupun perpanjangan masa jabatan presiden.
2. Mendesak Presiden Jokowi kembalikan kestabilan bahan pokok.
3. Mendesak Presiden Jokowi mengembalikan harga BBM.
4. Mendesak Presiden Jokowi kembalikan PPN.
5. Mendesak Presiden Jokowi membatalkan IKN
Ketua DPRD Provinsi Sumsel, Anita Noengherwati yang menerima mahasiwa menyatakan dirinya akan menyampaikan atau meneruskan tuntutan para mahasiswa dan aliansi BEM se-Sumsel ke Pusat.
“Dan saya telah menandatangani tuntutan mereka,” pungkasnya. (Ocha)







