MUSI BANYUASIN.Sumsel.SahabatRakyat.com – Kebakaran hebat terjadi di lokasi sumur minyak ilegal di Desa Sako Suban KM 24, Kecamatan Batang Hari Leko, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, pada Kamis (23/7/2026).
Peristiwa tersebut mengakibatkan tiga orang mengalami luka bakar serius dan harus mendapatkan penanganan medis intensif di RSUD Sekayu.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, ketiga korban merupakan warga Desa Pangkalan Bulian, Kecamatan Batang Hari Leko. Mereka masing-masing berinisial Ag, Ad, dan Tmi.
Korban Ag dilaporkan mengalami luka bakar sekitar 18 persen, sedangkan Tmi mengalami luka bakar sangat berat hingga mencapai 90 persen. Sementara itu, kondisi Ad masih menjalani observasi dan perawatan oleh tim medis di RSUD Sekayu.
Hingga berita ini diterbitkan, belum diketahui secara pasti penyebab kebakaran tersebut. Aparat berwenang diharapkan segera melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab insiden serta menindak pihak-pihak yang bertanggung jawab atas aktivitas sumur minyak ilegal tersebut.
Menanggapi peristiwa tersebut, Ketua PD IWO Musi Banyuasin, Sandi Andika, S.H., menyampaikan keprihatinan mendalam atas kembali terjadinya kebakaran di lokasi sumur minyak ilegal yang memakan korban jiwa maupun korban luka.
“Kami turut prihatin atas musibah yang menimpa para korban dan mendoakan agar mereka segera diberikan kesembuhan. Peristiwa ini kembali menunjukkan bahwa aktivitas pengeboran minyak ilegal sangat berbahaya, baik bagi para pekerja maupun masyarakat sekitar. Sudah terlalu banyak insiden serupa yang terjadi di Musi Banyuasin,” ujar Sandi Andika.
Ia juga mendesak Aparat Penegak Hukum (APH) untuk tidak hanya menangani dampak dari kejadian tersebut, tetapi juga mengusut tuntas pihak-pihak yang diduga menjadi pemodal, koordinator, maupun pihak yang mengambil keuntungan dari praktik sumur minyak ilegal.
“Penegakan hukum harus dilakukan secara menyeluruh. Jangan hanya menyasar pekerja di lapangan, tetapi juga aktor intelektual, pemodal, dan pihak yang diduga membekingi aktivitas ilegal tersebut. Jika tidak ada tindakan tegas, maka tragedi seperti ini dikhawatirkan akan terus berulang,” tegasnya.
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat tingginya risiko aktivitas pengeboran minyak ilegal yang kerap menimbulkan kebakaran, mengancam keselamatan pekerja, merusak lingkungan, serta berpotensi menimbulkan kerugian bagi masyarakat.
Masyarakat berharap aparat penegak hukum dapat mengambil langkah tegas terhadap praktik pengeboran minyak ilegal di wilayah Musi Banyuasin agar kejadian serupa tidak terus berulang.








